Sejarah Desa

Ramadani 01 Mei 2014 01:20:15 WIB

Legenda dan Sejarah Desa Pegajahan

          Pada jaman dahulu dikerajaan Sena bertahanlah seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja itu bergelar Raja Adil. Raja Adil memiliki seorang istri yang sangat cantik yang bernama Putri Sari. Mereka memiliki dua orang putra kembar yang bernama Pangeran Alang Hulu dan Pangeran Alang Hilir. Raja memerintah Kerajaan Sena dengan sangat arif dan bijkasana sehingga seluruh penduduk negeri mencintainya.

          Karena memiliki anak kembar, Baginda Raja sulit memutuskan kepada siapakah tahta kerajaan akan diwariskan kelak. Setelah berunding dengan permaisuri diperolehkan kesepakatan untuk memberi pelajaran kepada kedua putra mahkota dengan tugas praktek mengatur dan membangun hutan di Hulu dan Hilir menjadi wilayah baru.

          Kepada kedua Putra Mahkota dibebaskan memilih lima puluh abdi istana sebagai pengikutnya, juga membawa perlengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut. Setelah menerima petuah dan nasihat dari kedua orang tuanya, pangeran Alang Hulu beserta pembantunya bergerak ke arah Hulu kerajaan dan Pangeran Alang Hilir bergerak ke Hilir Kerajaan.

          Pangeran Alang melihat keadaan hutan hilir porak poranda akibat ulah kelompok gajah liar yang menumbangkan pepohonan untuk mengambil umbut muda sebagai makanan kesukaannya. Pangeran Alang mengajak pengikutnya untuk mencari kelompok gajah diseluruh hutan. Setelah bertemu, Pangeran Alang dan pembantunya menggiring gajah – gajah itu ke hutan timur untuk dikumpulkan. Pangeran Alang menyuruh dua puluh orang pembantunya mengawasi gajah yang telah berkumpul agar jangan ada lagi yang berkeliaran keluar. Kemudian dia dan pembantu lainnya berjalan memperhatikan bagian hutan lainnya untuk mencari apakah ada gajah yang masih berkeliaran.

          Benar saja dibawah sebuah pohon Merbau besar dihutan Barat terlihat dua ekor anak gajah yang menangis memanggil – manggil induknya. Melihat itu Pangeran Alang menyuruh pembantunya untuk menangkap anak gajah dan membawanya ke hutan timur bergabung dengan gajah yang telah mereka kumpulkan. Sambil berjalan pulang Alang berkata : “Inilah perlunya kita cermat, jika semberono apa jadinya?, mungkin anak gajah ini akan mati kelapaan”.

         “Benar tuanku pangeran, jika kita tidak meneliti ulang, apa yang pangeran ucapkan pasti akan terjadi”. Ujar seorang pembantu yang menarik tali yang diikatkan ke leher anak gajah. Sesampainya dihutan tiimur, anak gajah itu mereka lepaskan, induk gajah yang kehilangan anak, melihat anaknya dilepas menguak memanggil anaknya.

          Selesai mengumpulkan gajah di hutan timur Pangeran Alang membagi tugas bergilir, sebagai pengawas gajah dan yang lain diajaknya membersihkan hutan barat yang pohon – pohonnya banyak tumbang akibat ulah gajah untuk ditanami dengan rambung.

          Untuk merawat rambung yang yang ditanam, Pangeran Alang menugaskan sepuluh otang secara bergantian. Kemudian dia mengajak yang tidak bertugas mengawasi gajah dan merawat rambung menuju hutan utara guna merubah hutan yang rusak itu menjadi hutan kapas dan bahan pokok untuk menenun sari.            

          Terakhir Pangeran Alang merubah hutan selatan menjadi tempat pemukiman mereka, dia memilih hutan selatan dikarenakan di selatan mengalir sungai yang jernih dan merupakan kebutuhan pokok. Rumah Pangeran Alang dan pembantunya dibangun secara terencana untuk saat itu dan yang akan datang sesuai dengan tata ruang perencanaan.

          Demikianlah usaha pangeran Alang dalam merencanakan pembangunan hutan yang ditugaskan Raja Adil dengan teliti penuh perhitungan dan tanggung jawab hingga dalam waktu lima tahun saja hutn timur menjadi tempat berkumpulnya gajah yang sekarang ini setelah hutan timur berubah menjadi kampung disebut orang Kampung Tempat Berkumpulnya Gajah atau KAMPUNG PEGAJAHAN.

Komentar atas Sejarah Desa

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Pegajahan

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung